Copywriting Kuliner Dan Strukturnya

Apr 8, 2021

Penulis Fatih
Home E Digital Marketing E Copywriting Kuliner Dan Strukturnya
copywriting kuliner

Copywriting kuliner- Termasuk salah satu bagian dari digital marketing adalah copywriting kuliner, ilmu yang satu ini tidak akan pernah matinya. Karena seperti apa yang kita ketahui bersama salah satu usaha yang tidak akan pernah mati adalah usaha makanan.

 

Karena makanan adalah salah satu kebutuhan yang akan dicari oleh manusia, apalagi kalau makanan yang kita jual memiliki banyak peminat. Pasti akan selalu dicari oleh orang-orang.

 

Nah, yang pastinya setiap usaha akan selalu membutuhkan teknik marketing yang bagus. Mungkin ada usaha yang bisa kita bilang biasa-biasa saja. Tapi, karena dia memiliki teknik marketing yang bagus, usaha nya selalu ramai dan maju.

 

Jadi, karena copywriting kuliner termasuk salah satu teknik marketing yang sangat dibutuhkan oleh pihak usaha makanan. Karena teknik copywriting bisa masuk masuk ke sisi psikologi seseorang, mulai dari kata-kata yang kita yang membuat orang menjadi tertarik kepada apa yang kita jual dan bisa jadi membuat seseorang menjadi penasaran.

 

Karena pada teknik copywriting kita hanya mengandalkan dari tulisan kita kepada apa yang orang lain respon. Misalnya teknik copywriting kita yang bisa dibilang jelek, pasti orang pun akan meresponnya biasa saja atau bisa jadi akan cuek dan tidak peduli. Nah, kalau misalnya teknik copywriting yang kita bikin itu bagus, pasti orang akan dibuat tertarik dan bisa jadi sangat penasaran dengan apa yang kita jual.

 

Teknik copywriting yang paling dasar adalah konsep AIDA, konsep yang satu ini sudah dikenal sangat terbukti berhasil. Tapi, biasanya para copywriter tidak akan puas hanya dengan terpaku oleh konsep yang satu ini yaitu AIDA.

 

Apa itu AIDA pada copywriting kuliner? 

 

AIDA sendiri adalah singkatan dari : 

  • Attention
  • Interest
  • Desire
  • Action

 

Attention

 

Sekarang kita sedikit membahas tentang Attention. Attention adalah teknik yang berusaha untuk mendapatkan perhatian dari sang pembaca (audience). Disini kita memerlukan waktu kurang lebih 8 detik untuk mendapatkan perhatian dari sang pembaca.

 

Termasuk dari bagian Attention adalah judul atau headline, gambar, dan kata-kata pembuka.  Gimana caranya pada bagian-bagian yang kita harus membuat perhatian orang tertuju pada copywriting kita.

 

Pada bagian Attention ini sangat bergantung kepada kekreatifan kita sangat dipakai, karena semua bergantung pada kita. Jika kita hanya bergantung pada teori, kita pasti akan mendapatkan hasil yang sangat tidak sesuai. 

 

Sebenarnya ada banyak sekali contoh Attention yang bisa kita jumpai di sekeliling kita. Saya akan kasih beberapa contoh terkait Attention pada copywriting kuliner. Contohnya : 

 

“ Pingin makan enak dengan budget yang minim? Ketoprak simatupang lah solusinya!”

 

Disini kita mengambil contoh dengan copywriting yang memberitahu masalah dan solusinya. Ketika orang membaca ini bisa jadi dia sedang mengalami masalah yang satu ini atau mencari solusi dari masalahnya, otomatis orang itu akan melakukan aksi atau lanjut membaca terlebih dahulu.

 

Kita ambil contoh Attention yang lain. Disini kita ambil contoh Attention atau pembuka yang berdasarkan dengan kekreatifitasan kita. Contohnya :

 

“Sebulan menikah : Bawain 1 porsi ketoprak simatupang.

 Setahun menikah : Bawain 1 menu paket ketoprak simatupang.”

 

Seterusnya mungkin bisa kita tambahkan dengan bahwa kamu sedang mengadakan promo pada 1 menu paket ketoprak simatupang. Otomatis orang yang sudah terpaku kepada Attention yang kamu bikin, orang akan tahu bahwa kamu sedang mengadakan promo.

 

Attention adalah kunci dan point utama dari copywriting yang kamu buat. Jadi, usahakan buat Headline dan gambar atau desain semanarik dan sekreatif mungkin. 

 

Interest

 

Setelah kita sedikit membahas soal Attention, kini kita beranjak ke bagian interest. Interest disini lebih ke isi dari copywriting kita, mulai dari informasi yang kita suguhkan maupun penjelasan mengenai apa yang sedang kita bahas.

 

Interest biasanya berisi mulai dari solusi, informasi, fakta dan alasan. jadi disini kamu harus membuat orang lebih terpaku lagi dengan copywriting kamu, buat orang percaya dan merasa ingin memilikinya lebih tepatnya.

 

Contoh Interest salah satunya adalah :

 

“ Dengan anda mengambil menu paket ini, kamu bisa hemat 250. 000 ribu dari harga  normal”

 

Anda harus membuat pembaca semakin yakin untuk mengambil apa yang anda suguhkan.

 

Desire

 

Sebenarnya Desire hampir mirip dengan Interest, bedanya disini kita lebih bermain pada logika dan emosi. Tugas kita disini harus lebih meyakinkan lagi kepada para pembaca untuk mengambil produk yang kita sajikan. 

 

Salah satu contohnya adalah dengan menyebutkan manfaat yang akan mereka dapatkan atau fitur dan komponen yang akan mereka dapatkan. Buat mereka semakin yakin lagi dengan mereka mengambil mereka akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Contohnya :

 

“ Dengan pola hidup yang hemat, kamu juga bisa makan enak loh”

 

“ Pola hidup yang sehat pun tidak menjadi alasan buat kamu makan enak, karena ketoprak simatupang bebas akan pengawet”

 

Buat mereka seolah-olah mendapatkan solusi dari masalah yang sedang mereka alami.

 

Action 

 

Nah, tahap yang satu ini bisa dibilang cukup sederhana, karena kamu cukup mengajak mereka melakukan aksi yang kamu mau. Seperti mengajak mereka untuk mengorder, membeli, mendaftar. Intinya ajak mereka kepada apa yang kamu inginkan.

 

Orang sering menyebutkan teknik yang satu ini dengan CTA (call to action) yaitu memanggil orang tersebut atau sang pembaca untuk melakukan aksi. Biasanya pada CTA ada yang mencantumkan nomor telepon, email maupun tombol untuk mengorder.

 

Contoh yang paling sering orang pakai adalah :

 

“ Tunggu apalagi? Yuk! ambil promo berikut untuk mendapatkan beberapa keuntungan yang anda cari”

 

Setelah itu baru anda arahkan ke tombol atau nomor yang bisa hubungi ataupun anda arahkan orang tersebut untuk langsung mengorder. Dan biasanya pun CTA juga menampilkan harga.

 

Nah, setelah kita bahas keempat konsep tadi atau bisa disebut dengan struktur AIDA, mungkin kita sudah mendapatkan sedikit gambaran nih. Selebihnya tinggal kita saja, teknik copywriting sendiri bergantung dengan keras kepada kekreatifitasan kamu. Jadi, buat semaksimal mungkin.

 

Disini kita hanya sedikit berkenalan saja dengan teknik dasar dari copywriting kuliner, kalau mau kita bahas lebih panjang lagi mungkin tidak akan cukup dengan satu artikel ini. Jadi, mungkin lain kali kita akan membahas topik yang satu ini.

 

Sekarang tinggal anda yang memegang kendali semua ini, jangan hanya terpaku dengan teknik yang diatas. Mungkin anda bisa membuat dengan teknik yang diatas dengan tidak berurutan pun juga gak masalah. 

 

Dan anda juga bisa memasukkan seperti sedikit cerita ke dalam copywriting anda, seperti anda menceritakan khasiat dan lain sebagainya. Sekali lagi, panjang pendek copywriting yang anda buat itu tidak akan berpengaruh kepada hasilnya, asalkan baik dan berkualitas dan memiliki nilai keberhasilan yang tinggi. 

 

Tips dari saya. Jika anda menulis sesuatu buat seakan-akan anda yang menjadi pembacanya. Berikut adalah sedikit mengenai copywriting kuliner, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dan kami. 

 

Baca juga : 5 Contoh Promo Menarik Yang Wajib Anda Coba!

 

Baca juga . . .

Chat Sekarang
1
Konsultasi Gratis
Ingin meningkatkan Penjualan Anda Secara Online?