7 Cara Menemukan Target Market Bisnis Paling Mudah

Apr 13, 2021

Home E Digital Marketing E 7 Cara Menemukan Target Market Bisnis Paling Mudah
Cara Menemukan Target Market Bisnis

Cara Menemukan Target Market Bisnis – Salah satu kunci yang dapat menentukan keberhasilan bisnis anda adalah tepatnya strategi pemasaran yang Anda lakukan.

Cara Menemukan Target Market Bisnis

Sumber: Unsplash.com

Agar strategi pemasaran yang Anda lakukan tepat, maka Anda harus memulainya dengan mengetahui target market dengan baik. Lalu, bagaimana caranya?

Di artikel kali ini, Kami akan membahas tentang siapa target market dari bisnis Anda secara lengkap, termasuk bagaimana cara menemukannya dengan tepat.

Apa Itu Target Market?

Sejenak, mari kita pelajari apa yang dimaksud dengan target market terlebih dahulu.

Target market adalah suatu kelompok konsumen yang menjadi target dari bisnis Anda untuk membeli produk yang Anda jual.  Target market akan memiliki karakteristik yang sama baik dari sisi psikologi, demografi, dan geografi.

a. Psikologi

Pada segmen ini, Anda membagi target market ke dalam beberapa kelas seperti ekonomi, personality atau gaya hidup. Segmen ini juga membagi masyarakat ke dalam beberapa tingkatan seperti pendidikan, pendapatan, jenis pekerjaan dan sebagainya.

Klasifikasi gaya hidup melibatkan beberapa unsur seperti nilai, kepercayaan, minat, dan sebagainya. Segmen psikografis ini didasarkan pada teori bahwa pilihan yang dibuat seseorang ketika membeli produk berupa jasa atau barang merupakan cerminan dari kecenderungan gaya hidup atau kelas sosio-ekonomi mereka.

b. Demografi

Segmen demografi ini merupakan hal yang paling dasar dan terpenting dalam membuat target market. Segmen ini mencakup jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan pendapatan dengan tujuan untuk mengetahui produk atau brand apa yang akan Anda pasarkan cocok dengan klasifikasi di atas.

Contohnya, jika produk yang akan Anda pasarkan berupa susu untuk meninggikan badan, Anda tidak akan memasarkannya kepada laki-laki atau perempuan yang berumur 30 tahun ke atas melainkan kepada laki-laki atau perempuan yang berumur 10-25 tahun.

c. Geografi

Segmen ini mengelompokkan target market Anda berdasarkan lokasi atau wilayah. Tujuannya adalah untuk mengetahui hubungan target market Anda, dengan maksud setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga dapat dicocokkan untuk karakteristik brand  atau produk Anda.

Misalnya, penjualan pestisida pada wilayah pertanian. Segmen ini meliputi lingkungan, kode pos dan area, kota, provinsi dan wilayah.

Strategi pemasaran yang tepat dimulai dengan menemukan target market yang berpotensi. Dengan begitu, Anda bisa menerapkan strategi yang efektif dalam memasarkan produk yang Anda jual.

Lantas, seberapa penting mengetahui target market untuk keberhasilan bisnis Anda?

Manfaat Target Market

Target market bertujuan untuk memastikan bahwa strategi pemasaran yang Anda lakukan tepat sasaran. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan sekaligus untuk mengukur tingkat keberhasilan bisnis yang Anda jalankan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dalam mengetahui target market dengan baik:

1. Penjualan Anda Meningkat

2. Budget Pemasaran Bisa Diatur

3. Mengantisipasi Kompetitor

4. Mudah Dalam Membuat Konten Promosi

5. Interaksi Dengan Pelanggan Lebih Mudah

6. Peluang Investasi Bagi Usaha Kecil Menengah

Cara Menemukan Target Market Bisnis

Pentingnya target market bagi bisnis Anda membuat Anda tidak boleh salah dalam cara menemukan target market bisnis Anda. Target market yang tepat adalah awal dari strategi yang bagus. Lalu, bagaimana cara menemukan target market bisnis?

1. Asumsikan Target Market

Jika Anda sudah memiliki produk yang telah dipasarkan, Anda dapat melihat konsumen Anda dan membuat target market yang berpotensi bagi produk Anda.

Misalnya, produk yang Anda pasarkan merupakan produk sepatu anak muda yang memiliki desain menarik dan harganya pun terjangkau. Produk tersebut dapat dibeli melalui berbagai marketplace, selain toko online yang Anda punya.

Maka, target market Anda merupakan anak muda yang cenderung ingin terlihat beda dengan desain unik. Mereka juga merupakan pengguna smartphone yang aktif dan gemar berbelanja secara online.

Di sisi lain, jika Anda akan menciptakan sebuah produk baru, Anda bisa mencoba untuk menggunakan asumsi tentang produk Anda dan siapakah target pasarnya seperti cara di atas.

2. Memperhatikan Persaingan Pasar

Kemudian, karena setiap produk yang dipasarkan pasti memiliki kompetitor, Anda harus cerdik dalam memperhatikan persaingan. Hal ini akan membuat Anda berpeluang untuk memenangkan hati pelanggan agar membeli produk Anda.

Persaingan yang biasa terjadi dilihat dari sisi fitur, harga maupun kemudahan dalam pembelian. Dengan memperhatikan bagaimana pasar merespon produk Anda dan bagaimana kompetitor menawarkan produk yang serupa, Anda dapat mengembangkan produk terbaik Anda.

3. Berinteraksi dengan Konsumen Anda

Untuk meyakinkan konsumen Anda tentang produk yang Anda miliki, Anda bisa langsung terjun ke lapangan untuk menemui para pelanggan Anda.

Dengan berinteraksi kepada mereka, Anda akan mengetahui tentang apa yang pelanggan Anda butuhkan dan bagaimana produk Anda membantu pelanggan Anda saat ini.

Misalnya, Anda memiliki bisnis menjual produk fashion anak-anak. Anda mungkin akan mengetahui bahwa ternyata pelanggan Anda menginginkan produk fashion anak-anak yang punya promo yang unik. Dengan promo yang ada, Anda bisa bereksperimen dalam mengembangkan produk yang menarik.

Hal ini juga dapat membantu Anda dalam membuktikan asumsi yang telah Anda buat sebelumnya tentang target market Anda.

4. Maksimalkan Analytics Tools

Kemajuan teknologi dapat Anda manfaatkan untuk memperoleh hasil bisnis yang lebih maksimal. Dengan memanfaatkan perangkat yang dapat mengolah data (analytics tools), Anda dapat mengetahui target market Anda.

Misalnya, Anda menggunakan Google Trend untuk mengetahui apa yang paling dicari di Google search engine.

Ketika Anda mengetikkan “wisada medan”, Anda akan menemukan hasil yang terkait dengan pencarian tersebut yaitu Kampung Ladang Outbound.

Maka, Anda bisa menambahkan wisata medan ke dalam referensi yang Anda tawarkan.

5. Melahirkan Buyer Pesona

Buyer Pesona merupakan sebuah representasi pelanggan dari Bisnis Anda. Anda dapat menggambarkan sosok calon pembeli Anda dengan berlandaskan pada ciri-ciri fisik, demografi, dan lainnya. Demografi adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari dinamika kependudukan.

Anda bisa memulai membangun buyer persona dengan menentukan gender, usia, gaya hidup, dan lainnya. Data spesifik tersebut akan membantu Anda dalam membuat target market Anda akan lebih unik.

Data untuk buyer pesona bisa Anda peroleh dari berbagai analytic tools.  Jika Anda memiliki website bisnis, Google Analytics merupakan tools yang tepat. Tools ini mampu mencatat setiap informasi yang ada di website Anda mulai dari lokasi, lamanya viewer di website Anda, bahkan profilnya.

Anda bisa membuat lebih dari satu buyer persona, tergantung kepada jenis bisnis yang Anda geluti.

6. Menjelaskan Keunggulan Produk Anda

Menunjukkan kelebihan dari produk Anda merupakan hal yang penting setelah Anda menentukan buyer persona calon konsumen Anda dan juga kompetitor Anda.

Jika bisnis Anda menawarkan produk yang unggul dalam fitur, maka Anda harus fokus dalam menjelaskan tentang kecanggihan fitur tersebut. Anda bisa memulai dari kemudahan yang ditawarkan oleh produk Anda dalam menyelesaikan kebutuhan konsumen.

Seperti misalnya, produk-produk dari Samsung. Dengan menyebut produknya sebagai produk premium, faktor harga tidak lagi menjadi pertimbangan utama bagi target market Anda karena keistimewaan fitur.

7. Menciptakan Brand

Branding dapat membantu Anda dalam menciptakan persepsi sebuah produk bagi konsumen Anda. Peran branding sangatlah penting bagi penjualan produk Anda. Fakta membuktikan bahwa 91% konsumen cenderung membeli produk dari brand ternama.

Target pasar Anda akan terbentuk dengan baik, jika Anda berhasil menciptakan brand positioning. Selanjutnya, Anda tinggal menjaga agar brand Anda tersebut mendapatkan potensi pasar yang maksimal.

 

Demikian beberapa cara menemukan target market bisnis yang dapat Anda coba. Media halal muslim (MHM) dapat membantu kamu dalam memahami target market dan menemukannya. Semoga. Bermanfaat.

[wpb_link_pages]

Baca juga . . .

Chat Sekarang
1
Konsultasi Gratis
Ingin meningkatkan Penjualan Anda Secara Online?