5 Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Bisnis Untuk Pemula

Apr 12, 2021

Home E Digital Marketing E 5 Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Bisnis Untuk Pemula
Cara melakukan Riset Pasar untuk Bisnis

Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Bisnis – Sebuah bisnis yang baik tidak hanya soal modal dan promosi saja. Anda sebagai seorang pebisnis juga perlu untuk memastikan produk Anda dapat diterima dengan baik. Hal ini merupakan syarat penting dalam membangun bisnis Anda untuk jangka panjang.

Cara Melakukan Riset Pasar untuk Bisnis

Sumber: Unsplash.com

Lantas, bagaimana cara Anda mengetahui bahwa sebuah produk dapat diterima oleh konsumen? Bagaimana pula Anda memahami alasan konsumen membeli produk? Anda dapat mengetahui jawabannya dengan melakukan riset pasar.

Pada artikel kali ini, MHM akan menjelaskan tentang apa itu riset pasar, jenis-jenis riset pasar dan juga cara melakukan riset pasar untuk bisnis. Simak penjelasannya di bawah ya!

Pengertian Riset Pasar

Riset pasar merupakan kegiatan mengumpulkan dan menganalisis semua data-data yang berhubungan dengan target market. Target market itu sendiri ialah orang-orang yang menjadi tujuan penjualan produk Anda.

Setiap bisnis wajib untuk mengetahui kebutuhan pelanggannya. Jadi, ketika Anda menciptakan sebuah produk, Anda dapat membidik target konsumen dengan tepat. Selain itu, memahami alasan konsumen membeli produk Anda dan juga memahami perilaku mereka dapat membuat penjualan produk Anda menjadi meningkat.

Hal tersebut yang menjadi alasan betapa pentingnya melakukan riset pasar.

Proses yang harus Anda lalui dalam melakukan riset pasar terbilang cukup panjang. DImulai dari mengetahui siapa saja konsumen Anda, produk seperti apa yang konsumen inginkan, dan faktor apa saja yang mempengaruhi dalam pembelian produk.

Riset pasar merupakan sebuah investasi untuk bisnis Anda. Biaya dan tenaga yang Anda keluarkan untuk riset pasar akan membantu bisnis Anda dalam berkembang.

Hasil dari riset pasar akan membuat Anda memiliki informasi lengkap tentang target dan perilaku dari konsumen Anda. Inilah yang bisa Anda gunakan untuk menjadikan produk Anda lebih baik dari sebelumnya.

Jenis-jenis Riset Pasar

Di bagian ini, kita akan belajar mengenai jenis-jenis riset pasar yang dapat Anda gunakan.

1. Riset Primer atau In-House

Fokus utama dari riset primer ialah informasi langsung dari konsumen. Riset ini sangat penting karena Anda akan mendapat informasi yang berasal dari pengguna produk Anda secara langsung.

Informasi tersebut dapat berupa pendapat, ide, serta saran agar produk Anda sesuai dengan kebutuhan mereka.

Riset primer dilakukan dengan cara bertatap muka agar bisa membangun hubungan yang baik antara Anda dengan konsumen. Namun, jika terkendala, Anda dapat melakukannya secara online. Misalnya, telefon, email, formulir, dan lainnya.

2. Riset Sekunder atau Derivatif

Riset sekunder sendiri menggunakan data riset dari pihak lain. Meskipun kualitas dari data yang ada mungkin tidak sesuai kebutuhan Anda, riset ini ternyata jauh lebih efisien.

Riset sekunder biasanya dilakukan dengan cara membaca berbagai riset trend, artikel, hingga pasar statistik. Sumber data tersebut bisa Anda dapatkan dari media, lembaga pemerintah, pendidikan atau bahkan dari rilis yang dilakukan oleh kompetitor Anda.

Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Bisnis

1. Kenali Buyer Persona Anda

Buyer persona merupakan representasi dari pelanggan ideal produk Anda. Buyer persona yang Anda buat harus mencerminkan profil dari pelanggan Anda secara nyata. Mulai dari data kepribadian, perilaku pelanggan ketika membeli sebuah produk dan demografis.

Dengan mengenal buyer persona dari produk Anda, riset pasar yang Anda lakukan bisa lebih akurat. Misalkan, jika sebagian pelanggan produk Anda berusia tua, maka Anda bisa menggunakan komunikasi formal saat melakukan riset.

2. Fokus terhadap Segmen Pelanggan Anda

Fokus terhadap segmen pelanggan Anda merupakan hal yang tidak boleh terlewat ketika Anda melakukan riset pasar. Cara melakukannya pun cukup mudah, Anda bisa mengelompokkan pelanggan ke dalam beberapa kategori seperti waktu, lokasi, harga, sosial budaya, atau demografis.

Sebagai contoh, Anda mempunyai bisnis toko souvenir dan ingin membuat sebuah produk yang premium. Riset pasar yang Anda lakukan haruslah fokus kepada konsumen yang membeli produk dengan kisaran harga tertinggi. Anda juga bisa mencari tahu lebih dalam mengenai alasan kenapa mereka mau mengeluarkan uang untuk produk tersebut dan apa yang mereka harapkan dari produk yang baru.

Langkah segmentasi ini tentu akan sangat membantu Anda dalam mencapai tujuan dibandingkan dengan melakukan riset ke semua konsumen secara umum.

Hal ini dapat Anda lakukan juga ketika Anda ingin membuat produk souvenir baru yang membidik pasar anak muda. Artinya, selalu lakukan riset pasar dengan berfokus pada segmen pelanggan yang sesuai dengan tujuan pengembangan bisnis yang akan Anda lakukan.

3. Sediakan Pertanyaan sesuai Tujuan Riset Anda

Menyediakan pertanyaan sesuai dengan tujuan adalah hal yang penting agar riset pasar yang Anda lakukan berjalan sukses. Pertanyaan yang Anda ajukan dapat berupa kalimat lengkap atau poin utama yang dapat dikembangkan. Intinya, pastikan alur wawancara Anda sistematis.

Sebagai contoh, jika Anda ingin mengetahui potensi pelanggan yang membeli kembali produk Anda, beberapa pertanyaan di bawah ini bisa menjadi referensi:

  1. Mengapa Anda menggunakan produk ini?
  2. Sejak kapan Anda menggunakan produk tersebut?
  3. Apa hal yang membuat Anda menyukai produk ini?

Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan informasi yang diinginkan, Anda harus menyesuaikan alur dan gaya komunikasi sesuai dengan target market Anda. Bahkan, Anda bisa pula mendapatkan informasi lain di luar dari pertanyaan utama Anda.

4. Identifikasi Kompetitor Anda

Riset pasar dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi siapa saja kompetitor Anda. Mengidentifikasi kompetitor Anda merupakan hal yang penting agar produk Anda dapat bersaing di pasar. Lalu, bagaimana cara mengidentifikasi kompetitor?

Anda dapat melakukan riset kompetitor mana saja yang menghasilkan produk seperti produk Anda. Produk yang sama menandakan bahwa target market yang diincar jugalah sama. Selanjutnya, Anda bisa mempelajari kelebihan dari produk yang mereka pasarkan dan juga strategi yang mereka gunakan.

Cara tersebut membuat Anda mendapatkan informasi mengenai alasan konsumen lebih memilih membeli dari kompetitor daripada Anda. Informasi ini, dapat Anda pastikan lagi dengan melakukan riset lebih lanjut kompetitor Anda.

Selain itu, jika kompetitor memiliki kelebihan yang belum Anda miliki, Anda dapat mencoba mengembangkan produk Anda dengan strategi yang sama. Apabila menarik bagi konsumen, tentu Anda berpeluang mendapatkan konsumen baru dari produk Anda yang baru tersebut.

Anda juga bisa mempelajari bagaimana kompetitor Anda dalam memasarkan produk-produknya. Apabila hasilnya efektif, Anda dapat menerapkan strategi yang mereka pakai untuk konsumen Anda. Ingat, untuk menyesuaikan dengan jenis produk Anda.

5. Analisis Riset Pasar lebih Akurat

Setelah melalui berbagai riset yang Anda lakukan, baik secara primer maupun sekunder, langkah Anda yang sangat penting adalah langkah analisa. Kenapa? karena salah melakukan penilaian akan membuat strategi riset pasar yang Anda lakukan tidak sesuai dengan tujuan Anda.

Jika Anda menggunakan riset primer, pastikan terlebih dahulu bahwa data yang akan Anda riset akurat. Lalu, Anda lakukan analisa dalam bentuk laporan catatan, angka statistik, atau diagram. Hal tersebut akan memudahkan Anda  untuk melakukan review produk atau untuk bahas diskusi dengan tim lain dalam bisnis Anda.

Setelah hasil analisa Anda dapatkan, susun rencana strategi bisnis yang akan Anda jalankan. Jika untuk memasarkan bisnis, Anda dapat melakukan A/B testing untuk melihat strategi mana yang terbaik. Seperti, platform yang akan digunakan hingga jenis konten apa saja yang dibuat.

Apabila tujuan Anda untuk membuat produk, lakukan lah dalam jumlah kecil terlebih dahulu. Lalu, uji coba produk tersebut agar mendapat feedback dari konsumen Anda mengenai produk yang Anda buat memang disukai.

Kesimpulan

Ada banyak strategi dalam mengembangkan bisnis, salah satunya dengan melakukan riset pasar. Anda sudah belajar mengenai cara melakukan riset pasar untuk bisnis. Mulai dari memilih jenis risetnya hingga cara yang digunakan ketika melakukan riset pasar.

Nah, sudah siapkah Anda untuk melakukan riset pasar? jika belum, MHM siap membantu Anda dalam melakukan riset pasar agar tujuan Anda tercapai.

[wpb_link_pages]

Baca juga . . .

Chat Sekarang
1
Konsultasi Gratis
Ingin meningkatkan Penjualan Anda Secara Online?